Senin, 04 April 2011

Tips Jitu Membeli Mobil Bekas

Periksa Fitur Ke-Listrikan
Periksa semua perangkat aksesori listrik seperti : Tape Audio, Wiper depan dan belakang (jika ada), periksa lampu depan dan belakang, lampu sign, Power Window, Eletric Mirror, Centrallock, Remote Alarm, Deffoger, Uji kelistrikan Pemantik Api, dll. Biasanya sih sering terjadi kerusakan pada Wiper belakang terkadang tidak mau jalan. Coba penyesuaian pada kursi coba dinaikkan dan diturunkan apakah berjalan sebagaimana mestinya. Jika mobil memiliki sunroof, uji semua fungsinya. Jika mobil memiliki sistem alarm meminta untuk menunjukkan cara kerjanya. Coba fungsi stereo. sering memiliki beberapa masalah dan ini lumayan cukup mahal untuk memperbaikinya, coba memainkan CD Audio-nya.

Pendingin udara AC (Air Conditioner)
Ini sangat penting untuk memeriksa pendingin udara, apakah udara Ac dapat dingin dengan sempurna. Untuk mengetesnya coba hidupkan mesin dan biarkan pendinginan berjalan selama
beberapa menit. Dalam beberapa menit Anda harus dapat merasakan udara sangat dingin bertiup dari ventilasi. Jika hal ini tidak terjadi, itu sangat mungkin pada AC tidak bekerja dengan baik.
Berhati-hatilah, bahwa fakta membuktikan perbaikan AC sangatlah cukup mahal. Kerusakan AC bisa terjadi terjadi akibat tabrakan frontal atau usia AC mobil waktunya saatnya diganti atau di service total (biasanya Ac waktunya diservice total mulai dari pembuatan mobil pada tahun 2001 kebawah). Jangan lupa untuk memeriksa unit AC belakang dan uji pengoperasinya (jika ada).

Carilah tanda-tanda kerusakan banjir
Jika mobil telah terkena banjir di masa lalu, bahkan kini terlihat baik-baik saja seperti sekarang, pasti suatu hari nanti Anda akan memperbaiki masalah di kemudian hari. Hal ini karena air masuk kedalam komponen di mana tidak boleh dan akhirnya timbul korosi akan menyebabkan komponen untuk gagal di kemudian hari.
Cari bau jamur, noda air di kursi. Jika mungkin, cari kelembaban di bawah karpet. Periksa tepi bawah pintu kemungkinan terjadi korosi karat akbiat kerusakan oleh air, mencari bagian logam terkorosi parah di bawah kursi. Periksa semua pintu - air dapat merusak diafragma speaker yang menempel disisi pintu. Cari tahu asal usul mobil, yang asalnya dari rawan propinsi daerah banjir.

Periksa pada Bagian Mesin
Tanyalah si-Penjual mobil, apakah penggantian oli dilakukan secara teratur? Mengapa hal ini sangatlah begitu penting? Itu fakta bahwa jika oli mesin itu tidak pernah diganti secara teratur, walaupun mobil itu dikatakan paling bandel dalam hal mesinnya, tentunya usia mesin tidak akan awet dan bertahan lama.
Sebagai contoh, saya pernah melihat Toyota Kijang Innova 2006 yang memerlukan perbaikan mesin serius di 35.000 mil (56.000 km). Ini, meskipun fakta bahwa mesin 2.0 Kijang Innova type G adalah salah satu yang paling handal di kelasnya.
Alasannya sederhana - pemiliknya mengendarai 12.000 mil (19.000 km) tanpa ganti oli.
Salah satu cara untuk memverifikasi bahwa mobil itu benar-benar dirawat dengan baik yaitu,
Memeriksa catatan pelayanan service pada kertas yang menempel pada handle wiper atau
melihat catatan buku pedoman service.

Ada juga beberapa yang mungkin mengindikasikan bahwa mobil jarang dirawat :
Mesin sangat kotor (seperti pada gambar disamping), bau minyak terbakar, terminal baterai aki berkarat, kebocoran minyak, dll.




Meskipun jika mesin terlihat bersih dan mengkilat, itu belum berarti itu terawat dengan baik. Ada beberapa cairan atau seperti pembersih noda yang mampu membuat kondisi fisik mesin tampak luarnya menjadi mengkilat dan bersih.

Buka tutup oli mesin dan melihat sisi internal topi, dan di dalam mesin. Jika penutup minyak pada bagian-bagian leher pengisi minyak mesin (oli mesin) ditutupi dengan deposito oli hitam tebal, mungkin merupakan suatu indikasi bahwa mesin itu tidak dipelihara secara teratur.
Untuk memeriksa tingkat minyak, mobil harus ditempatkan pada kondisi jalan yang rata dan
mesin mobil harus MATI.




Stick Oli
Temukan stick oli mesin (biasanya ini memiliki warna yang cerah dengan gambar logo oli mesin).
Kemudian tarik keluar stick oli tersebut, bersihkan dan masukkan kembali sepenuhnya pada tempatnya. Lalu tarik kembali keluar lagi dan memeriksa tingkat minyaknya.
Stick oli biasanya memiliki dua tanda di atasnya atau hanya area silang (sekitar 1 inci). F=Full atau U=Upper menunjukkan tanda "FULL", L=Low singkatan dari "Low".



Biasanya, tingkat minyak harus berada di-antara "LOW" dan "Full" yang merupakan tanda pada stick oli tersebut. Jika tingkat minyak lebih rendah dari tanda "Low" dan minyak tampak sangat kotor, seperti pada gambar diatas, itu pertanda benar-benar buruk, mobil mungkin memiliki konsumsi minyak yang berlebihan atau minyak belum pernah diganti dalam waktu yang cukup lama.
Lihatlah stick oli tersebut. Jika bagian dari stick yang terjadi di dalam mesin yang sangat kotor dan ditutupi oleh banyak deposito hitam, ini juga dapat menunjukkan bahwa mesin dipertahankan dalam kondisi buruk. Mencari asap dari asal knalpot jika timbul asap warna biru atau hitam - jangan terburu membeli mobil tersebut. Cari tahu montir kepercayaan Anda untuk
mencari tahu penyebabnya.


Related Article:

0 komentar:

Poskan Komentar


 
KLIK Gambar/Link Di Bawah Ini Untuk Menutup Iklan Ini
Copyright 2010 New Magazine. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Distorsi Blog