Sabtu, 19 Maret 2011

MIRIS GAN!! Tiada Uang, Seorang Balita Disuguhi Kopi Sebagai Pengganti Susu


Sungguh malang nasib Syawal, bocah asal Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang hanya bisa tergolek lemah dan terus menangis di pangkuan sang nenek.

Sejak Hasna, sang ibu meninggal dunia beberapa bulan silam, praktis Syawal kini dirawat sang nenek, sedangkan sang ayah yang berprofesi sebagai tukang batu tidak diketahui keberadaannya.

Dari pantauan SCTV, kondisi Syawal sungguh memprihatinkan. Pasalnya, kendati sudah berumur 15 bulan lebih, namun berat badannya tak lebih dari lima kilogram. Padahal berat badan normal untuk anak-anak seusianya seharusnya lebih dari 10 kilogram.

Hal itu terjadi karena kurangnya asupan gizi yang cukup sejak lahir, sehingga pertumbuhan fisik korban terhambat. Badannya tampak kurus seperti tulang berbalut kulit. Padahal saat lahir, berat badan Syawal tergolong normal, yakni 2,9 kilogram.

Melihat kondisi demikian, sang nenek, Tasia tidak membawa cucunya ke rumah sakit atau dokter ahli dengan alasan biaya. Bahkan dari pengakuannya, bocah malang tadi jarang diberi susu karena harganya mahal. Alhasil, sang nenek hanya menyuguhkan segelas kopi jika sang cucu rewel dan terus menangis.

Menurut sang nenek, Syawal pernah diperiksakan ke dokter setempat, namun karena beragam resep obat yang tak mampu ditebus di apotik, sang nenek akhirnya memilih merawat sendiri cucunya di rumah dengan obat seadanya, termasuk memanfaatkan jasa dukun kampung yang dipercaya bisa menyembuhkan sang cucu.

Syawal adalah salah satu potret anak dari keluarga miskin yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dari negara. Pemicunya, lagi-lagi karena masalah kemiskinan


Related Article:

0 komentar:

Poskan Komentar


 
KLIK Gambar/Link Di Bawah Ini Untuk Menutup Iklan Ini
Copyright 2010 New Magazine. All rights reserved.
Themes by Bonard Alfin l Home Recording l Distorsi Blog